JoMan apresiasi Menteri BUMN dan dukung Jaksa Agung sikat koruptor di Garuda Indonesia

Dewan Pimpinan Pusat Jokowi Mania (DPP JoMan) mengapresiasi Menteri BUMN Erick Tohir yang mengadukan langsung dugaan korupsi di Garuda Indonesia yang merupakan hasil temuan BPKP. 

Update: 2022-01-13 19:28 GMT
Tangkapan layar Menteri BUMN Erick Thohir, Rabu (21/7/2021, 10.58 WIB). Instagram/@erickthohir

Elshinta.com - Dewan Pimpinan Pusat Jokowi Mania (DPP JoMan) mengapresiasi Menteri BUMN Erick Tohir yang mengadukan langsung dugaan korupsi di Garuda Indonesia yang merupakan hasil temuan BPKP. 

"Langkah tesebut merupakan langkah yang tepat dan bijaksana dalam rangka menciptakan good governace atau bersih-bersih korupsi dari BUMN", kata Sekretaris Jenderal DPP JoMan Akhmad Gojali Harahap di Jakarta, Kamis (13/1).

Menurut Gojali Harahap, nasib Garuda Indonesia saat ini tinggal "sekarat", maka perlu diselamatkan dengan membersihkan praktek-praktek korupsi yang ada di internal Garuda Indonesia.

"Kami support dan kami dukung Kejaksaan Agung  untuk mengusut tuntas seluruh praktek korupsi di Garuda Indonesia," ujarnya.

Garuda Indonesia adalah  maskapai penerbangan kebanggan Indonesia yang harus disehatkan dan diselamatkan.

Pelaporan Menteri Erick Tohir, menurut Akhmad Gojali, menjadi pintu masuk untuk mengurai dan segera menangkap para koruptor yang ada di Garuda.

"Periksa semua lini. Kejaksaan Agung jangan ragu, rakyat bersamamu. Mulai dari Dirut sampai tukang sapu periksa semua, termasuk seluruh manajemen Garuda serta  koperasi dll. Jika korupsi, tangkap dan penjarakan serta sita hartanya untuk dikembalikan ke Garida",  katanya.

Gojali yakin, Jaksa Agung ST Burhanuddin akan memberikan "kepuasan" terhadap publik dalam menangani laporan dugaan korupsi di Garuda Indonesia. Karena terbukti dengan beberapa kasus besar yang sukses ditangani seperti ASABRI, Jasindo, Taspen dll. Meskipun banyak "tantangan" yang dihadapi.

"Kami akan memberikan perhatian khusus dan siap monitor dugaan kasus korupsi Garuda Indonesia untuk kebaikan dan keberlangsungan Garuda Indonesia", kata Gojali Harahap.

Tags:    

Similar News